Berdamai dengan takdir
Di tengah ramainya pusat kota yang tak pernah ada habisnya,kendaraan berlalu lalang seorang wanita menatap keramaian dari gedung tempat dia sedang berbelanja pakaian. sama halnya dengan ramainya Fikiran yang terus memikirkan masa depan padahal harusnya kita lebih memperhatikan masa kini, sehingga tidak ada namanya kecemasan dan kehawatir yang berlebihan, kita serahkan masa depan itu kepada Yang berwenang , yang terpenting kita belajar untuk lebih baik lagi ,tidak mengeluh terhadap takdir dan menjalaninya dengan bahagia. serta terus berdoa agar dilindungi dari segala macam marabahaya, perbanyak aktivitas positif dan bermanfaat juga tidak menimbulkan mudharat. Sehingga tidak lagi memusingkan hal yang belum terjadi yang terpenting berusaha semaksimal mungkin untuk meraih apa yang diimpikan. jangan melihat apa yang tidak perlu untuk dilihat, jangan mendengar apa yang tidak perlu di dengar daripada hal itu membuat dam pak yang besar seperti kecemasan berlebihan dan overthinking...