Jaga lisan agar tidak menyakiti perasaan orang
Kemajuan di Era digital membuat banyak orang dengan mudahnya menyakiti perasaan orang , meskipun tidak dikenal tapi begitu mudahnya berkata kasar, mencela bahkan menghina dengan semena". Berkomentar negatif, bahkan mengatur kehidupan orang lain. Padahal sedari dulu Rasulullah ﷺ telah mengingatkan ( لَا تَكَلَّمْ بِكَلَامٍ تَعْتَذِرُ مِنْهُ غَدًا) "Janganlah mengucapkan suatu perkataan yang membuatmu menyesal atau meminta maaf di kemudian hari. (Hadist ini terekam pada sunan An -nasa'i kubro vol. 165. Al Muwattha) di era kekinian bukan hanya sekedar menjaga ucapan melainkan juga menjaga ketikan yang sekiranya melukai perasaan orang . Agar tidak lagi membuat klarifikasi meminta maaf atas kesalahan baik disengaja maupun tidak karena setiap ucapan akan di pertanggung jawabkan kelak di hari akhir. Dalam redaksi hadist lain Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ Barang siapa yang berim...